Sunday, September 13, 2009

Syawal Menjelma


Hatiku bagaikan air yang mengalir jernih,
setiap kali  mengenangkan kenangan kita.

Hatiku bercahaya seperti terangnya rembulan pada malam hari,
ketika itu hanya tinggal kau dan aku .

Hatiku bebas seperti badai yang meniup awan putih,
Suci dan tulus janji aku dan kamu.

Jika pernah aku menapak meninggalkan bekas di hatimu,
Hari ini ingin kuisi setiap lekuk tenggelamnya tapak itu dengan bunga-bunga keampunan.

Lalu kupinta kepadamu,

Seperti harumnya Syawal ini, begitulah harumnya hubungan kita...

Selamat Hari Raya, Maaf Zahir Batin.

No comments:

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...